Digerebek Polisi, Pengikut Sekte Colorado Dituduh Simpan Mumi Jasad Pemimpin Mereka

Antara, · Kamis 06 Mei 2021 09:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 18 2406431 digerebek-polisi-pengikut-sekte-colorado-dituduh-simpan-mumi-jasad-pemimpin-mereka-2X6rfMTfNO.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

DENVER - Tujuh anggota sekte agama yang dituduh menyimpan mumi jasad pemimpin mereka di sebuah rumah di kota terpencil Colorado, Amerika Serikat (AS), tampil di pengadilan pada Rabu (5/5/2021). Mumi tersebut dilaporkan disimpan dengan dihiasi lampu Natal dan pernak-pernik yang gemerlapan.

Empat pria dan tiga wanita, dengan rentang usia 30 hingga 52 tahun, masing-masing didakwa dengan satu dakwaan penyiksaan mayat dan dua dakwaan pelecehan anak. Tuduhan pelecehan anak berasal dari dua anak yang tinggal di rumah tempat jenazah ditemukan.

BACA JUGA: Misteri Mumi Wanita Hamil Tua Berusia Lebih dari 2000 Tahun

Tablo atau wujud sosok aneh itu ditemukan minggu lalu ketika seorang pengikut kelompok spiritual "Love Has Won" mengatakan kepada polisi bahwa para anggota menyimpan mayat pemimpin kelompok itu, Amy Carlson, di dalam rumahnya di Moffat, Colorado, sekira 180 mil barat daya Denver. Polisi menemukan jasad Carlson, (45 tahun), selama penggeledahan di rumah tersebut.

Mayat Carlson, yang dikenal oleh anggota sebagai Mother God, dibungkus dalam kantong tidur dengan riasan berkilau di sekitar matanya. Mayat itu dihiasi dengan lampu Natal.

"Jenazah yang diawetkan itu tampaknya ditempatkan di beberapa jenis tempat suci," kata pernyataan tertulis itu.

Polisi belum mengatakan kapan atau bagaimana Carlson meninggal atau apakah dicurigai adanya kejahatan kekerasan. Otopsi akan dilakukan.

Pada sidang virtual Rabu, Hakim Wilayah Saguache Anna Ulrich membebaskan dua terdakwa dengan jaminan surat yang menyatakan diri akan hadir dalam sidang pengadilan. Lima terdakwa lainnya tetap ditahan dengan jaminan $ 2.000 (Rp28 juta).

BACA JUGA: Mesir Pamerkan Mumi Kucing, Ular Kobra hingga Buaya

Seorang jaksa penuntut mengatakan kepada hakim bahwa dia akan mengajukan hitungan (jaminan) tambahan atas bukti yang dirusak.

Kantor sheriff Wilayah Saguache mengatakan telah menerima keluhan dari seluruh orang Amerika Serikat yang mengatakan kelompok itu mencuci otak anggotanya dan mencuri uang mereka.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini