Petasan Jumbo Meledak, 1 Orang Tewas dan 4 Luka Parah

Suryono, iNews · Kamis 06 Mei 2021 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 512 2406622 petasan-jumbo-meledak-1-orang-tewas-dan-4-luka-parah-k0whMIwofe.jpg Lokasi meledaknya petasan jumbo di Pekalongan (foto: MNC Portal/Suryono)

PEKALONGAN - Sebuah petasan jumbo meledak, akibatnya satu anak tewas, empat luka- luka, di sebuah sekolah Madrasah Diniyah, di kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Korban tewas setelah mendapat perawatan di rumah sakit, sedangkan empat lainnya masih dalam perawatan intensif dan belum boleh dijenguk. Lokasi kejadian rusak dan saat ini sudah diberi garis polisi guna kepentingan penyelidikan aparat kepolsian.

“Lima orang anak tersebut diduga sedang membuat petasan di ruang kelas tiba tiba meledak. Tak ada warga yang tahu dan hanya ada suara ledakan sangat keras. Awalanya dikira trafo listrik meeldak, tapi ternyata ada anak-anak bermain petasan dan meledak," kata Lurah Simbangkulon, Maladzi, Kamis (6/5/2021).

 Baca juga: Polisi Gerebek Home Industri Petasan

Gedung tersebut rusak parah, kaca pecah, eternit hancur dan beberapa bangku juga rusak. Lokasi kejadian saat ini sudah diberi garis polisi guna kepentingan penyelidikan aparat kepolsian.

Muhamad Zyharul Hikam (15), meninggal dunia, empat orang lainnya luka parah yaitu Muhammad Minan (13), Asan (13), Hasan (14), dan Ahmad (14), dan saat ini masih dirawat intensif di RSUD Bendan Pekalongan.

Baca juga:  KPAI Imbau Anak-Anak Indonesia Setop Main Petasan

“Petasan yang dibuat sangat besar, sepanjang satu meter dengan diameter sekitar 25 cm dan obat petasan seberat satu kilogram,” lanjutnya.

Aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian, dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah barang bukti sudah diamankan dan warga disekitar lokasi juag dimintai keterangan.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP M Irawan Susanto menyebutkan, pihaknya saat ini masih melakukan penyeldiikan kejadian ledakan petasan yang membuat seorang anak meninggal.

"Kami masih melakukan penyelidikan kasus ini," kata Susanto.

Disebutkan, pihaknya kesulitan karena lokasi kejadian sudah bersih dan barang bukti juga sudah disingkirkan warga. Korban meninggal sudah di rumah duka dan kamis siang dimakamkan, sedang korban luka masih belum bisa dimintai keterangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini