Tinjau Pelabuhan Merak, Kapolri Minta Petugas Waspadai Lonjakan Pemudik Jelang Lebaran

Teguh Mahardika, Koran SI · Minggu 09 Mei 2021 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 09 340 2408042 tinjau-pelabuhan-merak-kapolri-minta-petugas-waspadai-lonjakan-pemudik-jelang-lebaran-V4XtVujVvP.jpg Kapolri Jenderal Listyo Sigit bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Ketua DPR Puan Maharani tinjau Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (9/5/2021). (Foto : Puspen TNI)

MERAK - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono, Menkes Budi Gunadi, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meninjau Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (9/5/2021).

Dalam kunjungannya, rombongan melihat situasi di Pelabuhan Merak terkait larangan mudik Lebaran 2021.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta petugas di lapangan lebih waspada menjelang hari H Idul Fitri 1442 Hijriah.

Listyo mengatakan, umumnya pemudik di Pelabuhan Merak jelang hari H lebaran. Mereka melakukan perjalanan menjelang malam dan dini hari. Karena itu, petugas di lapangan diminta mengantisipasi banyaknya masyarakat yang masih nekat mudik ke Sumatera .

"Saya lihat tadi untuk kegiatan penyekatan karena saya memang tahu bahwa di wilayah Banten untuk arus yang melakukan kegiatan mudik di tahun-tahun sebelumnya kecenderungannya akan semakin ramai pada saat menjelang malam dan menjelang pagi. Ini yang tentunya rekan-rekan harus hadapi beberapa hari terakhir," ucapnya , Minggu (9/5/2021).

Baca Juga : Tak Penuhi Dokumen Perjalanan, Ratusan Penumpang Ditolak Gunakan Kereta Api

Sigit juga meminta petugas di lapangan menyosialisasikan secara massif terkait alasan larangan mudik.

"Yang paling penting yang harus disampaikan kepada masyarakat bahwa kegiatan operasi saat ini adalah kegiatan operasi dalam rangka untuk mencegah agar laju ataupun penularan Covid -19 ini bisa kita tekan semaksimal mungkin sehingga tidak terjadi perpindahan dari satu daerah ke daerah lain," tuturnya.

Baca Juga : Sekjen PBNU Ajak Masyarakat Rayakan Hari Kemenangan Tanpa Mudik Bersama

Dia menyebut terjadi peningkatan angka kasus positif Covid-19 beberapa hari ke belakang di wilayah Sumatera. Jika mudik diperbolehkan, bukan tidak mungkin penyebaran virus Covid -19 akan lebih massif.

"Di beberapa wilayah khususnya Sumatera terjadi peningkatan sehingga ini tentunya saya minta kepada rekan-rekan untuk betul-betul melaksanakan pengawasan dan penguatan terhadap aturan protokol kesehatan khususnya yang melalui penyeberangan ASDP," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini