Fauci: Jumlah Angka Kematian Akibat Covid-19 di AS Sangat Mungkin Lebih Banyak

Agregasi VOA, · Senin 10 Mei 2021 06:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 10 18 2408187 fauci-jumlah-angka-kematian-akibat-covid-19-di-as-sangat-mungkin-lebih-banyak-mkjU1BoW6t.jpg Dr. Anthony Fauci (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Dokter ahli penyakit menular Amerika Serikat (AS) mengatakan sangat mungkin para pejabat telah mengurangi jumlah angka kematian akibat Covid-19, setelah laporan baru dari University of Washington memperkirakan jumlah kematian hampir dua kali lipat.

Analisis oleh Institute for Health Metrics and Evaluation menetapkan angka kematian akibat Covid-19 di AS lebih dari 900.000. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pada pekan lalu memperkirakan angka kematian resmi terbaru akibat vitus jenis baru Covid-19 sebanyak 575.491 di AS.

“Sangat mungkin bahwa kami menghitung lebih rendah,” ujar Dr. Anthony Fauci, Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular pada acara "Meet the Press" di saluran TV NBC.

“Angka 900.000 dari University of Washington itu melebihi dari yang saya kira,” lanjutnya.

"Kami dan CDC mengatakan selama ini, bahwa sangat mungkin kami menghitung jumlahnya lebih rendah, Anda tahu, dikatakan bahwa cara penghitungan itu signifikan, seperti yang Anda sebutkan dengan benar. Sembilan ratus ribu. Apa artinya memberi tahu kami sesuatu yang telah kami ketahui. Kita tahu, kita hidup dalam pandemi bersejarah, yang belum pernah kita alami selama lebih dari 100 tahun,” terang kepala penasihat medis Presiden AS Joe Biden ini.

(Baca juga: Puing-puing Roket China Jatuh di Samudra Hindia, NASA: Tak Bertanggung Jawab)

Ia mengatakan negara juga perlu mendapat "utusan tepercaya," seperti para dokter keluarga, pendeta dan tokoh olah raga, untuk menyebarkan berita tentang perlunya vaksinasi.

Saat ini sekitar 43.000 penularan virus corona baru di AS yang dicatat setiap hari.

Sejak pandemi pertama kali melanda AS pada Maret 2020, Amerika telah mencatat lebih dari 581.000 kematian dan hampir 32,7 juta penularan. Kedua angka tersebut lebih banyak daripada di negara lain, menurut Johns Hopkins University.

Koordinator penanggap virus corona Gedung Putih, Jeffrey Zients mengatakan kepada CNN, AS mempunyai “cukup pasokan vaksin untuk semua orang Amerika”, bahkan ketika jumlah vaksinasi harian baru turun menjadi 2,1 juta, atau turun 40% dari kecepatan puncak vaksinasi bulan lalu.

(Baca juga: Wow, Lampu Minyak Bentuk Separuh Wajah Manusia Ditemukan, Berusia 2.000 Tahun)

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini