Penyelidikan Kasus Pimpinan Ponpes Diduga Cabuli Janda Disetop

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Selasa 11 Mei 2021 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 525 2408733 penyelidikan-kasus-pimpinan-ponpes-diduga-cabuli-janda-disetop-mGNvdyW7DX.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BANDUNG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menghentikan penyelidikan dugaan kasus pencabulan oleh pengasuh pondok pesantren (ponpes) ternama di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kasus tersebut dihentikan karena tidak memenuhi unsur pasal yang dikenakan.

"Penyelidikan dihentikan," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol CH Patoppoi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (10/5/2021).

Baca Juga: Keluarga Bocah di Pademangan Jakarta Utara yang Tewas Dicabuli Sebut Pelaku Kakek Tiri Korban

Menurut Pattopoi, penyelidikan kasus tersebut dihentikan setelah pihaknya melakukan gelar perkara. Berdasarkan gelar perkara, kasus tersebut tidak memenuhi unsur pasal yang dikenakan, yakni Pasal 289 KUHP.

"Hasil gelar (perkara), unsur Pasal 289 KUHP tidak terpenuhi," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus pencabulan terhadap seorang janda berinisial K (50) yang diduga dilakukan oleh pimpinan ponpes ternama di Kabupaten Indramayu terbongkar.

Terungkapnya kasus tersebut menyusul adanya laporan polisi yang dilayangkan oleh K ke Kepolisian Daerah (Polda) Jabar. Dalam laporan polisi nomor LP/B/212/II/2021, K melaporkan pria berinisial PG (74) yang merupakan pimpinan ponpes ternama di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, pada 22 Februari lalu.

Baca Juga: Bocah 7 Tahun di Pademangan Jakarta Utara Diduga Korban Pencabulan Meninggal di Rumah Sakit

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Ardimulan Chaniago membenarkan adanya laporan polisi tersebut. Kasus tersebut kini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar dan masih berstatus penyelidikan. 

"Sampai sekarang masih dilakukan penyelidikan. Total ada 24 saksi yang diminta keterangan, termasuk terlapor, pelapor, juga dokter," ungkap Erdi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu 21 April 2021.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini