Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Penuh Haru Gus Miftah Mualafkan Seorang Ateis dari Belanda

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Rabu, 12 Mei 2021 |14:45 WIB
 Kisah Penuh Haru Gus Miftah Mualafkan Seorang Ateis dari Belanda
Tangkapan layar media sosial
A
A
A

Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta, itu membimbing pria tersebut secara online (daring) membacakan dua kalimat syahadat. Sebelumnya, pria yang tidak disebutkan namanya itu tidak mempunyai agama alias ateis.

“Nah seperti apa? Saya akan videocall-an dengan beliaunya. Insyaallah akan saya bimbing secara online untuk masuk Islam dan beliau tidak punya agama sebelumnya, menurut WA kepada saya,”tandasnya.

Membaca dua kalimat syahadat merupakan tanda keimanan seseorang. Hal tersebut juga bisa dikatakan sebagai gerbang untuk memenuhi fitrah manusia yakni untuk beribadah kepada Allah Ta’ala. Pembacaan dua kalimat syahadat tersebut berlokasi disebuah tempat makan dan disaksikan beberapa orang lainnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement