Dalam kisah ini terungkap pula perjuangan mereka bertahan hidup di tengah ancaman akan masa depan.
Melewati cuaca buruk yang sering menghantam dan 50 tahun pendudukan Uni Soviet, tradisi matriarkal di Kihnu masih dapat bertahan.
Tetapi merantaunya generasi muda mencari lebih banyak peluang di luar pulau sekarang membahayakan budaya pulau yang unik ini.
Meskipun pariwisata musiman tumbuh subur karena para pengunjung yang penasaran untuk belajar tentang kekayaan tradisi Kihnu dan menyediakan jalur kehidupan yang sangat dibutuhkan pulau itu, populasi asli pulau ini terus menyusut seiring bertambahnya usia.
Secara turun-temurun, cara Kihnu telah diwariskan melalui garis perempuan.
Tetapi dengan setiap pemakaman, dan benang budaya yang terurai merajut baju biru, dalam bukunya Gjelstad menuliskan bahwa budaya matriarki itu terancam punah.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.