Peneliti Temukan Dinosaurus Spesies Baru di Meksiko

Agregasi VOA, · Minggu 16 Mei 2021 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 16 18 2410749 peneliti-temukan-dinosaurus-spesies-baru-di-meksiko-lLPeTfFQaH.jpg Dinosaurus yang dinamakan Tlatolophus galorum itu diduga memiliki jambul merah di kepalanya. (Foto: Institut Antropologi dan Sejarah Meksiko (INAH) via Reuters)

SEORANG peneliti, Jumat (14/5/2021), mengatakan sebuah spesies baru dinosaurus ditemukan di Meksiko. Pakar paleontologi negara tersebut meyakini spesies itu "sangat komunikatif" dan menggunakan suara frekuensi rendah seperti gajah untuk berbicara satu sama lain.

AFP melaporkan spesimen tersebut, yang dinamai Tlatolophus galorum, diperkirakan telah mati sekitar 72 juta tahun yang lalu di tempat yang sekarang menjadi negara bagian utara Meksiko, Coahuila.

BACA JUGA: Jejak Kaki Dinosaurus Pemakan Daging Ditemukan di Pantai

Pada awalnya pakar paleontologi hanya menemukan ekornya, dan disusul dengan penemuan sebagian besar tengkoraknya, puncak berongga bertulang 1,32 meter yang digunakan untuk berkomunikasi, serta tulang paha dan tulang bahunya.

"Kami sedang menghitung ukurannya, yang panjangnya bisa antara delapan meter dan 12 meter karena hanya ekornya yang sekitar enam meter," kata pakar paleobiologi Angel Alejandro Ramirez.

"Kami percaya bahwa dinosaurus ini sangat komunikatif. Mereka bahkan menghasilkan dan merasakan suara frekuensi rendah seperti yang dibuat oleh gajah, yang menempuh jarak beberapa kilometer dan tidak terlihat oleh manusia," tambah Ramirez.

BACA JUGA: Ilmuwan Temukan Fosil Dinosaurus Ninjatitan Raksasa Berusia 140 Juta Tahun

Dinosaurus yang "damai, tapi banyak bicara" ini juga bisa memiliki kemampuan untuk mengeluarkan suara keras untuk menakut-nakuti pemangsa, Institut Antropologi dan Sejarah Nasional (INAH) mengatakan pada hari Kamis (13/5/2021) ketika mengumumkan penemuan tersebut.

Peneliti Meksiko memperkirakan jambul Tlatolophus galorum mungkin berwarna merah.

"Kami percaya bahwa dinosaurus ini, seperti burung modern, melihat warna sehingga struktur seperti puncaknya mungkin berwarna cerah. Mereka bisa jadi benar-benar merah, atau multi-warna, dengan bintik-bintik," kata Ramirez.

Penemuan ini masih dalam penyelidikan, tetapi penelitian tentang reptil purba tersebut telah dipublikasikan di jurnal ilmiah Cretaceous Research, menurut INAH.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini