Pertemuan Darurat OKI, Indonesia Usulkan 3 Langkah Tanggapi Kebrutalan Israel di Palestina

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 16 Mei 2021 19:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 16 18 2410876 pertemuan-darurat-oki-indonesia-usulkan-3-langkah-tanggapi-kebrutalan-israel-di-palestina-jNuFuwUeQy.jpg Foto: Reuters.

JAKARTA – Indonesia menyerukan negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk mengambil langkah-langkah menghadapi kebrutalan yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina.

Berbicara usai pertemuan darurat OKI terkait Palestina, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan bahwa Indonesia telah mengusulkan beberapa langkah kunci yang harus dilakukan OKI untuk merespons tindakan Israel.

BACA JUGA: Indonesia, Malaysia Serukan DK PBB Stop 'Kekerasan' Israel

“Langkah kunci pertama adalah memastikan adanya persatuan. Persatuan di antara negara anggota OKI, Persatuan di antara semua pemangku kepentingan di Palestina,” kata Menlu Retno dalam keterangan pers, Minggu (16/5/2021).

Menlu Retno mengatakan bahwa tanpa persatuan OKI tidak akan bisa menggerakkan dukungan internasional untuk Palestina. Dia juga mengatakan bahwa kemerdekaan Palestina hanya bisa dicapai dengan persatuan.

“Langkah kunci kedua, OKI harus mengupayakan terciptanya gencatan senjata segera,” lanjutnya.

“Saya menyerukan agar masing-masing negara OKI menggunakan pengaruhnya masing-masing, menggunakan pengaruh yang mereka miliki untuk mendorong gencatan senjata secepatnya.”

Indonesia dan OKI juga menyerukan agar semua tindakan kekerasan harus segera dihentikan.

BACA JUGA: Jokowi: Indonesia Mengutuk Serangan Israel ke Palestina

“Langkah kunci ketiga adalah agar OKI tetap fokus membantu kemerdekaan bangsa Palestina,” jelas Menlu Retno.

Terkait hal ini, Indonesia mendorong OKI untuk berupaya lebih keras mendorong dimulainya kembali negosiasi multilateral yang kredibel, berpedoman pada parameter-parameter yang telah disetujui secara internasional, dan bertujuan mencapai perdamaian berdasarkan prinsip solusi dua negara.

Indonesia berharap pertemuan OKI yang masih berjalan ini dapat menghasilkan resolusi yang menyerukan komunitas internasional, khususnya Dewan Keamanan PBB untuk mengambil langkah konkret terkait kekerasan dan pelanggaran hukum di Palestina.

Resolusi itu diharapkan menegaskan kembali posisi OKI dalam mendukung isu Palestina serta menjadi seruan kepada komunitas internasional untuk menghentikan aksi kolonial dan segregasi Israel.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini