Buat Malu Karena Tak Menikah, Sutradara Iran Dibunuh dan Dimutilasi Ayahnya Sendiri

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 21 Mei 2021 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 18 2413459 buat-malu-karena-tak-menikah-sutradara-iran-dibunuh-dan-dimutilasi-ayahnya-sendiri-6zcGPFqggq.jpg Babak Khorramdin dibunuh oleh orangtuanya sendiri. (Foto: Mirror)

TEHERAN - Seorang sutradara film dibunuh dan dipotong-potong oleh orangtuanya dalam pembunuhan demi kehormatan setelah dia pulang ke Iran.

Menurut laporan media Iran, orangtua Babak Khorramdin mengaku telah membunuhnya dan melakukan hal yang sama kepada putri mereka tiga tahun lalu, dan menantu laki-laki mereka 10 tahun lalu.

BACA JUGA: Gadis 13 Tahun di Iran Dipenggal Ayah Kandung 'Demi Kehormatan'

Potongan tubuh Khorramdin, yang sebelumnya tinggal di Inggris, ditemukan di kantong sampah dan koper di sebuah wilayah di pinggiran Teheran, kata polisi. Dia terbunuh setelah terlibat pertengkaran dengan ayahnya, yang marah karena putranya tidak juga menikah pada usia 47 tahun, demikian diwartakan Mirror.

Kepala Pengadilan Kriminal Teheran, Mohammad Shahriari mengatakan bahwa ayahnya mengaku telah membius putranya, menikamnya sampai mati, memotong tubuhnya dan membuang bagian tubuhnya ke tempat sampah.

Orangtua Khorramdin ditangkap di tengah penyelidikan yang sedang berlangsung.

Sang ayah diborgol ketika pasangan itu muncul di pengadilan di Teheran pada Rabu (19/5/2021).

Dalam pernyataan terakhir mereka kepada polisi, orangtua Khorramdin mengaku membunuh dan memutilasi putri dan menantu mereka dalam beberapa tahun terakhir, Kantor Berita Tasnim melaporkan.

Wartawan Bloomberg Golnar Motevalli menulis di Twitter bahwa ayahnya mengatakan kepada pengadilan "Saya sama sekali tidak merasa menyesal".

BACA JUGA: Pria Pakistan Jagal Istri Kedua, 15 Tahun Setelah Bunuh Istri Pertama

Polisi mengatakan mereka telah menemukan bukti pembunuhan Khorramdin di rumah keluarga itu di Teheran.

Khorramdin lulus dari Fakultas Seni Rupa Universitas Teheran pada 2009 dengan gelar master di bidang perfilman.

Dia pindah ke London pada 2010 untuk melanjutkan studi filmnya dan kemudian kembali ke Iran untuk mengajar siswa.

Penghargaannya mencakup sejumlah film pendek yang dibuat di London, termasuk Crevice dan Oath to Yashar, yang menceritakan kisah pengalaman seorang pemuda fiksi pindah ke London untuk belajar dan merindukan keluarganya di kampung halaman.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini