Hasil investigasi yang dikerjakan Lord Dyson itu dipublikasikan Kamis (20/05).
Dalam film dokumenter baru di BBC Panorama, Earl berkata, "Ironisnya, saya bertemu Martin Bashir pada tanggal 31 Agustus 1995, karena tepat dua tahun kemudian Diana meninggal. Saya menarik garis antara dua peristiwa itu."
Earl berkata, sejak dia memperkenalkan Bashir kepada Diana pada September 1995, semua orang menjadi tidak dapat dipercaya.
"Menurut saya, Diana sungguh kehilangan kepercayaan pada orang-orang yang benar-benar penting".
Patrick Jephson, mantan sekretaris pribadi Diana, menyebut wawancara itu "menghancurkan hubungan yang tersisa antara Diana dengan Istana Buckingham".
Wawancara itu, kata dia, membuat Diana rentan dari "orang-orang yang tidak memikirkan nasibnya".
Wawancara Bashir dengan Putri Diana dalam edisi khusus program siaran Panorama ketika itu menjadi berita besar bagi BBC.
Di wawancara itu, kutipan Diana yang paling terkenal adalah, "Ada tiga orang dalam pernikahan ini."
Diana merujuk perselingkuhan Charles dengan Camilla Parker Bowles.
Itulah pertama kalinya anggota Kerajaan Inggris membicarakan kehidupan keluarga secara terbuka.
Orang-orang yang menonton wawancara itu menganggap Diana berbicara tentang pernikahannya yang tidak bahagia, perselingkuhan Charles, dan persoalan bulimia atau gangguan nafsu makan yang berpotensi mengancam kesehatan.
Analisis Amol Rajan, editor isu media
Hasil penyelidikan Dyson menunjukkan rangkaian kegagalan moral, profesionalisme, dan editorial di BBC pada dekade 1990-an, yang terjadi pada tiga tingkatan utama.
Pertama, salah satu wawancara paling terkenal di abad ke-20 itu diperoleh dengan tipu daya. Martin Bashir telah mengaku memalsukan laporan bank.
Investigasi Dyson menyebut Bashir berulang kali berbohong kepada beberapa orang, termasuk pada beberapa orang di BBC.
Kedua, investigasi yang dipimpin Tony Hall, yang belakangan menjadi direktur jenderal BBC, "sangat tidak efektif".
BBC terlalu mudah mempercayai Bashir. Earl Spencer tidak diwawancarai dalam investigasi internal itu.
Yang terpenting, Dyson menolak alasan kegagalan investigasi Tonny Hall dan tim BBC.
Dan pada akhirnya, Dyson menggunakan frasa yang dia tahu bisa meledak, bahwa ada upaya untuk menutupi yang terjadi.