"Padahal sebelumnya tulang-belulang menonjol keluar dari tanah, bahkan banyak terlihat pecahan tembikar berserakan di pasir pantai,"ungkapnya.
Baca juga: Penemuan Rangka Situs Kumitir Bisa Jadi Pembuka Informasi Manusia Klasik Majapahit
Arkeolog dari Balai Arkeologi (Balar) Yogyakarta, Gunadi, yang pernah meneliti, menduga kerangka itu merupakan manusia prasejarah penutur Austronesia yang datang ke daerah pantai utara (pantura) pada masa akhir migrasi Austronesia sekitar 500 tahun sebelum Masehi atau sekitar 2.500 tahun lalu.
”Kami perkirakan individu ini selevel dengan kerangka-kerangka lain yang sebelumnya ditemukan di kawasan itu,” ujarnya.
Tahun 2012, Balar Yogyakarta mengekskavasi kerangka satu individu penutur Austronesia di Binangun. Di Desa Leran, Sluke, Rembang, ditemukan pula 17 individu dan sebulan lalu ditemukan 2 individu penutur Austronesia di Tanjungan, Rembang.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.