Kak Ngatijo yaitu kakak pengawal yang bertugas mengawalku saat itu, benar-benar kewalahan dalam mendampingiku ...
Dari atas aku melihat rombongan Bapak yang sedang bersiap-siap untuk pulang, ketika aku sedang menghirup sebotol limun kudengar derum suara motor dari pengawal... Tak lama kemudian tiba-tiba kudengar ledakan yang cukup dahsyat ... Bledeeeerrrr!
Sekilas aku berfikir, akh ini tentunya suara knalpot motor dari kakak-kakak polisi ... maklum waktu itu motor-motor yang digunakan adalah Harley Davidson model ”tuek”!
Tetapi beberapa detik kemudian... Bledeeerr!... Bledeeerr Terdengar 3-4 kali ledakan lagi.
Kemudian suasana benar-benar jadi panik dan semrawut sungsang-sumbel... setelah aku dapat menguasai lagi rasa takutku dan emosi... cepat-cepat aku melompat masuk di antara sela-sela tumpukan peti botol limun di kolong meja...
Kak... saya di sini!
+ Aduuuh! Kakak cari kemana-mana jebulnya di sini. Ayo Mas, cepat pulang! Cepat pulang.
Bapak di mana Kak?
+ Belum tahu juga Mas! Tugas Kakak menyelamatkan Mas dulu ke rumah.
Aku ”diseret” secepat kilat ... ke mobilku B-5353.