Pemasok Daging Terbesar Dunia Jadi Target Serangan Siber

Agregasi VOA, · Rabu 02 Juni 2021 07:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 02 18 2418695 pemasok-daging-terbesar-dunia-jadi-target-serangan-siber-zlRZuOb76S.jpg Pemasok daging terbesar di dunia (Foto: Reuters)

AUSTRALIA - JBS Foods, pemasok daging terbesar di dunia, terpaksa menutup operasinya di Australia dan Amerika Utara pada Senin (31/5), karena perusahaan itu telah menjadi sasaran serangan siber pada akhir pekan. Pihak berwenang menyatakan sedang berupaya mengatasi dampak penutupan itu.

Cabang JBS Foods di AS, JBS USA, mengeluarkan pernyataan setelah serangan itu yang menyebutkan mereka mengambil “tindakan segera, menghentikan semua sistem yang terimbas, memberitahu pihak berwenang, serta mengaktifkan jejaring global profesional teknologi informasi dan pakar dari pihak ketiga perusahaan untuk mengatasi masalah tersebut.

Perusahaan mengatakan sebagian transaksi dengan pelanggan dan pemasok mungkin tertunda karena serangan siber itu.

(Baca juga: Malaysia Lockdown Total, Warga Khawatir Bisnis Hancur, TKI Terdampak)

Belum ada bukti sejauh ini bahwa data pribadi pelanggan dan pemasok atau pegawai yang telah dibobol, kata perusahaan itu. Sistem cadangan teknologi informasi perusahaan itu tidak terpukul oleh apa yang dikatakan perusahaan tersebut sebagai “serangan keamanan siber yang terorganisasi.”

Perusahaan pengepakan daging terbesar di dunia itu beroperasi di Kanada, Inggris, Eropa, Selandia Baru dan Meksiko.

 (Baca juga: Wartawan Ini Wawancara Sambil Berhubungan Seks, Sang Ayah Puji Sangat Keren)

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini