Menlu AS Desak Amerika Tengah Atasi Akar Masalah Korupsi dan Kemiskinan

Agregasi VOA, · Kamis 03 Juni 2021 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 03 18 2419561 menlu-as-desak-amerika-tengah-atasi-akar-masalah-korupsi-dan-kemiskinan-EOCl12XC4l.jpg Menlu AS Antony Blinken (Foto: Reuters)

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menyerukan agar negara-negara Amerika Tengah mengatasi masalah korupsi dan kemiskinan yang terjadi. AS akan meneliti akar penyebabnya dan strategi untuk mengelola arus migrasi yang tidak biasa.

Menteri Luar Negeri Amerika Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard pada Rabu (2/6) di Kosta Rika, membahas “berbagai masalah untuk mempromosikan kemakmuran dan keamanan” di kawasan tersebut.

Blinken berterima kasih kepada Ebrard “atas kolaborasi berkelanjutan pemerintah Meksiko dalam mengatasi akar penyebab migrasi yang tidak biasa di wilayah tersebut.”

Menurut Departemen Luar Negeri AS, keduanya juga “membahas kemajuan menuju penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, serta isu-isu yang berkaitan dengan demokrasi dan tata pemerintahan serta keamanan regional,”

Blinken memulai perjalanan tatap muka pertamanya ke Belahan Bumi Barat minggu ini ketika ia melakukan lawatan ke San Jose, Kosta Rika.

(Baca juga: Prihatin dengan Polemik Vaksin, Biden Serukan AS Bersatu untuk Vaksinasi Covid-19)

Kunjungan diplomat puncak AS itu dilakukan menjelang kunjungan Wakil Presiden Kamala Harris ke Guatemala dan Meksiko.

Biden menunjuk Harris untuk memimpin upaya diplomatik di Meksiko dan negara-negara Segitiga Utara – yakni Guatemala, Honduras dan El Salvador – untuk mengatasi penyebab migrasi dengan harapan menghentikan aliran migran Amerika Tengah ke AS.

Sebagian pakar melihat kunjungan Blinken ke Kosta Rika akan menjadi landasan bagi keberhasilan kunjungan Harris.

Perjalanan Blinken ke wilayah tersebut juga dilakukan selagi China secara aktif memposisikan diri sebagai penyedia vaksin Covid-19 yang dominan di Amerika Latin.

(Baca juga: Pakistan: Gagal Capai Kesepakatan Damai di Afghanistan, Picu Anarki Paska Penarikan Pasukan AS)

China telah memasok lebih dari 165 juta vaksin Covid-19 ke Amerika Latin dan Karibia pada akhir Mei, lalu Meksiko, Chili, serta Brasil menerima bagian yang signifikan.

Sementara negara-negara di Amerika Latin terus mendapatkan dosis, tiga vaksin China — CanSino, Sinopharm, dan Sinovac — menjangkau distribusi yang lebih luas di wilayah tersebut.

AS telah mengumumkan targetnya untuk mengirimkan 80 juta dosis vaksin ke luar negeri pada akhir Juni. Blinken mengatakan Washington akan merinci rencana distribusi global ini dalam dua minggu ke depan.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini