Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Calon Pengganti Panglima TNI, PDI Perjuangan Sebut Kasad Andika Perkasa Paling Berpeluang

Felldy Utama , Jurnalis-Kamis, 03 Juni 2021 |05:03 WIB
Calon Pengganti Panglima TNI, PDI Perjuangan Sebut Kasad Andika Perkasa Paling Berpeluang
Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa.(Foto:Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Fraksi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon menyebut, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Andika Perkasa paling berpeluang menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI.

Hal itu dikatakan Effendi menjawab pertanyaan awak media, terkait giliran jatah Panglima TNI yang seharusnya diberikan kepada Angkatan Laut (AL). Dia menyebut istilah jatah itu tidak ada, lantaran semua anggota TNI dari semua matra memiliki kesempatan yang sama.

"Tapi kalau melihat dari kebutuhan TNI yang sangat mendesak, di mana kita ingin konsolidasi kekuatan kita itu memang dari 3 kepala staf yang memang sangat berpeluang, yang punya kemampuan, yang mumpuni ya Jenderal Andika Perkasa," kata Effendi di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (2/6/2021).

Baca Juga: KSAD Andika Sebut Peran Komandan Penting Cegah Prajurit TNI Gabung Kelompok Separatis

Kendati demikian, kata dia, fraksinya hanya sebatas mendukung saja. Urusan penunjukkan calon Panglima TNI sepenuhnya diserahkan kembali kepada pemilik hak prerogatif yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Politikus PDI-Perjuangan itu meyakini tak akan ada persoalan besar dalam bursa pemilihan calon Panglima di internal TNI.

"Kalo di TNI gak akan jadi masalah. Tidak akan terjadi polarisasi, mereka umumnya yang bintang 3 ke atas udah mapan dari sisi mentalnya gak ada masalah," ujar dia.

(Sazili Mustofa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement