Share

Drone Ditembak Jatuh di Atas Pangkalan Udara Irak, Tampung Pasukan AS dan Koalisi

Susi Susanti, Koran SI · Senin 07 Juni 2021 08:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 07 18 2421151 drone-ditembak-jatuh-di-atas-pangkalan-udara-irak-tampung-pasukan-as-dan-koalisi-hZYYFQs85S.jpg Drone (Foto: Reuters)

IRAK โ€“ Melalui sebuah pernyataan, militer Irak mengatakan dua pesawat tak berawak (drone) ditembak jatuh di atas pangkalan udara Irak yang menampung pasukan Amerika Serikat (AS) serta pasukan Irak dan koalisi pada Minggu (5/6).

Sistem pertahanan udara di pangkalan udara al-Asad, salah satu pangkalan militer terbesar dan tertua di Irak, mencegat dan menembak jatuh drone.

Melalui cuitan, juru bicara koalisi pimpinan AS, Wayne Marotto, mengatakan beberapa jam sebelumnya, Pusat Dukungan Diplomatik Baghdad (BDSC) di ibukota Irak diserang oleh satu roket.

"Roket itu menghantam dekat BDSC dan tidak menyebabkan cedera atau kerusakan. Serangan itu sedang diselidiki," tambahnya.

Dalam tweet lain, Marotto mengatakan setiap serangan terhadap pemerintah Irak, Wilayah Kurdistan Irak "dan koalisi merusak otoritas institusi Irak, supremasi hukum, dan kedaulatan nasional Irak."

Tidak jelas siapa yang meluncurkan drone di atas pangkalan atau siapa yang berada di balik serangan roket di BDSC.

(Baca juga: Kelompok Militan Saingan: Pemimpin Boko Haram Tewas Bunuh Diri)

Tahun lalu, pangkalan udara Al-Asad diserang dengan rudal oleh Iran sebagai tanggapan atas serangan di dekat bandara Baghdad yang menewaskan komandan militer paling kuat Iran, Qasem Soleimani.

Provinsi Anbar, tempat pangkalan itu berada, adalah sarang aktivitas ISIS di Irak barat antara 2014 dan 2017.

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden mengincar penarikan pasukan AS dari Irak karena pasukan keamanan negara itu dianggap telah mampu dan ancaman ISIS berkurang. Kedua negara mengumumkan dalam sebuah pernyataan bersama pada April lalu.

AS memiliki sekitar 2.500 tentara di Irak sebagai bagian dari Operation Inherent Resolve, koalisi global untuk mengalahkan sisa-sisa kekhalifahan ISIS yang sebelumnya menguasai sebagian Irak dan Suriah.

(Baca juga: Polisi Israel Tangkap dan Interogasi Aktivis Palestina)

โ€œPasukan sekarang telah beralih ke tugas pelatihan dan penasehat, "sehingga memungkinkan untuk penempatan kembali pasukan yang tersisa dari Irak," bunyi pernyataan bersama AS-Irak.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini