JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mempersilahkan warga masyarakat yang kesulitan mendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) daring 202, untuk datang langsung mengurusnya ke sekolah atau ke dinas pendidikan setempat.
"Jadi ini memang diselenggarakan secara online, tetapi kita pun menyiapkan tempat-tempat bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses online, silakan datang ke sekolah, silakan datang ke kantor dinas pendidikan," kata Anies dalam konferensi pers di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Selasa (8/6/2021).
Baca juga: Mayoritas Aduan Orangtua Murid Tak Bisa Akses Pendaftaran PPDB
Hal ini dilakukan, kata Anies, adalah demi membantu warga sesuai dengan kebutuhan masing-masing yang disadarinya berbeda-beda.
"Yang bisa langsung dari rumah, yang mau datang ke tempat kami juga dilayani. Tetapi yang pasti, saya ingin para ibu, para ayah dan adik-adik semua, yakinlah kami akan melakukan semua yang bisa kita kerjakan untuk memastikan anda bisa mendaftar dengan tenang, prosesnya adil, tidak ada yang dirugikan oleh sistem," ucapnya.
"Dan harapannya, nanti adik-adik semua, orang tua, keluarga, akan bisa bersekolah sesuai dengan yang didaftarnya. Jadi, kami ingin pastikan itu, dan insyaallah adil," kata Anies.
Baca juga: Puluhan Orangtua Murid Mengadu ke Pos Pelayanan PPDB di Jaksel
Lebih lanjut, Anies menyadari bahwa ada terdapat kendala sehingga banyak orang tua murid yang kesulitan untuk mendaftarkan anaknya bersekolah, sehingga pihaknya memutuskan untuk menambah waktu pendaftaran akun PPDB 2021 menjadi tanggal 11 Juni 2021.
"Karena ada 'delay' kemarin, maka waktunya juga akan ditambah (sampai 11 Juni 2021) sehingga tidak ada yang dirugikan," ujar Anies.