Jelang Pertemuan, Putin Berharap Biden Tak "Seimpulsif" Trump

Agregasi VOA, · Sabtu 12 Juni 2021 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 12 18 2424114 jelang-pertemuan-putin-berharap-biden-tak-seimpulsif-trump-ZwbAZ2ywSW.jpg Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

MOSKOW - Menjelang pertemuan puncak pertamanya dengan pemimpin baru Amerika Serikat (AS), Presiden Rusia Vladimir Putin, Jumat (11/6/2021) berharap Presiden AS Joe Biden tidak seimpulsif pendahulunya, Donald Trump.

Dalam sebuah wawancara dengan televisi NBC News, Putin menggambarkan Biden sebagai "sosok karier" yang menghabiskan hidupnya dalam politik.

BACA JUGA: Jelang Pertemuan dengan Biden, Putin Tekankan 'Nada Keras'

"Ini merupakan harapan besar saya bahwa, meskipun ada beberapa keuntungan dan kerugian, tetapi tidak akan ada tindakan mendadak dan gegabah atas nama presiden AS yang sedang menjabat," kata Putin.

Biden berencana menyampaikan berbagai keluhan AS, termasuk campur tangan dan peretasan pemilu oleh Rusia, dalam pertemuan puncak dengan Putin, Rabu (16/6/2021) mendatang di Jenewa pada akhir lawatan luar negeri pertama Biden.

Putin secara terbuka mengakui bahwa selama pemungutan suara 2016 ia mendukung Trump, yang juga menyatakan kekagumannya kepada pemimpin Rusia itu. Trump dalam pertemuan puncak pertamanya dengan Putin tampak menerima bantahan Putin ikut campur dalam pemilu AS.

BACA JUGA: Presiden Rusia Sampaikan Belasungkawa Atas Tenggelamnya KRI Nanggala 402

Biden mengatakan tidak memiliki angan-angan tentang Putin, yang ia gambarkan sebagai "pembunuh" sehubungan dengan serangkaian kematian yang menarik perhatian, termasuk pengecam Kremlin, Boris Nemtsov.

Ditanya apakah ia "seorang pembunuh", Putin mengatakan istilah itu adalah bagian dari "perilaku jantan" yang umum di Hollywood.

Wacana seperti itu "adalah bagian dari budaya politik AS, di mana itu dianggap normal. Namun dalam hal ini dianggap tidak normal," katanya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini