Warga Pendatang di Surabaya yang Tak Mau Ikut Swab Bakal Diusir dari Kos dan Kontrakan

Aan haryono, Koran SI · Minggu 13 Juni 2021 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 13 519 2424509 warga-pendatang-di-surabaya-yang-tak-mau-ikut-swab-bakal-diusir-dari-kos-dan-kontrakan-JNdxmPLLsL.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

SURABAYA - Upaya untuk memutus penularan Covid-19 terus dilakukan dengan masif. Riwayat warga Bangkalan yang tinggal di Surabaya wajib untuk menjalani Swab.

Namun, beberapa warga ada yang menolak. Pihak RT maupun RW meminta mereka untuk meninggal Surabaya kalau tak mau Swab.

Ketegasan itu ditunjukan beberapa RT dan RW di Kota Pahlawan bagi warganya yang tinggal di rumah kos maupun kontrakan.

"Ada yang sempat dikunjungi keluarganya dari Bangkalan. Makanya semua harus menjalani Swab," kata Ahmad Faisal, salah satu warga Tembok Dukuh, Minggu (13/6/2021).

Ia melanjutkan, beberapa penghuni kos ada yang terus menghindar kalau diajak tes Swab. Padahal langkah untuk tes Swab dilakukan guna mendeteksi dan upaya pencegahan Covid-19.

"Kan bahaya bagi warga lainnya. Makanya semua wajib untuk Swab, biar sama-sama saling menjaga kesehatan," jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta semua warga tetap waspada terhadap penularan COVID-19. Terutama perkampungan yang banyak ditinggali warga Bangkalan.

"Testing terus dilakukan, biar bisa melakukan upaya pencegahan," kata Eri.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini