Ali menerangkan, embung itu adalah water management. Embung berfungsi mengatur air, baik air hujan maupun air tanah.
"Embung bukan hanya bisa dimanfaatkan untuk mengairi lahan di sawah, tetapi juga bisa untuk mendukung aktivitas perkebunan, hortikultura, juga ternak. Kita harapkan embung bisa dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan pendapatan petani," katanya.
Baca Juga: Program Embung Kementan Pacu Petani Penajam Paser Utara Tingkatkan Produktivitas
Direktur Irigasi Pertanian Ditjen PSP Kementan Rahmanto menerangkan, embung yang dibangun untuk Kelompok Tani Barokah ini dengan luas layanan 25 hektare. Dimensi embung 25x15x8 meter dengan sumber air tadah hujan.
"Embung adalah faktor teknis bagi terungkitnya produktivitas pertanian. Pada akhirnya, kesejahteraan petani juga meningkat," ucapnya.
Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lamongan Sujarwo menuturkan, pengerjaan embung ini membuka lapangan pekerjaan tambahan untuk petani. Sebab, pengerjaan embung ini dikerjakan secara swadaya.