Dia mengatakan, penyelesaian yang dilakukan Pemkot Bogor merupakan pembuktian atas komitmen yang tinggi dalam penyelesaian masalah. Mulai dari pemetaan masalah yang tajam hingga strategi penanganan yang sistematis dan terukur.
“Melalui pendekatan persuasif, membangun komunikasi secara baik, door to door kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya, upaya mediasi yang terus menerus kepada kelompok-kelompok masyarakat, serta dengan dukungan dan kerja bersama yang melibatkan Forkopimda, MUI, FKUB dan pihak terkait lainnya, akhirnya mampu menemukan solusi atas persoalan yang sudah 15 tahun menanti penyelesaian", paparnya.
Lebih lanjut Tito menyebut apa yang dilakukan Pemkot Bogor tersebut bisa menjadi pembelajaran dan contoh bagi daerah lain. Terutama dalam menyelesaikan masalah yang serupa.
“Ini bisa menjadi pembelajaran bagi kepala daerah lainnya dalam menghadapi persoalan serupa. Khususnya terkait permasalahan sensitif yang berkenaan dengan kehidupan berbangsa. Lakukanlah model atau cara-cara yang mengedepankan pendekatan persuasif, sehingga mampu menemukan solusi yang tepat,” pungkasnya. Dita angga
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.