JAKARTA - Dalam penjelasannya, BNPB menyebut Gunung Merapi adalah salah satu gunung api dengan tipe strato dan memiliki ketinggian 2.930 meter di atas permukaan laut.
Terletak di 4 wilayah kabupaten (Sleman, Magelang, Boyolali dan Klaten), gunung Merapi sudah beberapa kali mengalami erupsi dan mengakibatkan korban jiwa. Berikut daftarnya.
1. Erupsi 1994
Dilansir dari berbagai sumber, erupsi Merapi yang terjadi pada 22 November 1994 ini menyemburkan awan panas ke arah Kali Boyong. Dilaporkan, rumah penduduk di kaki bukit Turgo dan Kaliurang Barat hangus terbakar. Awan panas tersebut membumbung sejauh 1,5 km dan mengakibatkan 67 orang tewas.
2. Erupsi 1997
Kejadian ini mengakibatkan 18.000 masyarakat harus mengungsi dari kediamannya. Erupsi Merapi 1997 itu terjadi pada 14 hingga 17 Januari. Awan panas bergerak setinggi 6 km dan mengarah ke sungai Boyong, Bebeng serta Krasak. Hujan abu juga dirasakan di beberapa wilayah seperti Sleman, Klaten, Boyolali dan Magelang.
3. Erupsi 2006
Hujan abu mulai mengguyur Magelang dan Muntilan pada 1 Juni 2006, yang berjarak 14 km dari puncak gunung Merapi.
Letusan pertamanya baru terjadi pada 8 Juni 2006, sekitar pukul 09.03 WIB dan letusan keduanya terjadi pada 09.40 WIB.
Akibat letusan kedua ini, awan panas kemudian muncul dan mengarah sejauh 5 km ke sungai Gendol. Akibatnya, 12.000 orang harus diungsikan