Swab Acak di Pusat Perbelanjaan Kudus, 2 Orang Positif Covid-19

Antara, · Selasa 15 Juni 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 512 2425625 swab-acak-di-pusat-perbelanjaan-kudus-2-orang-positif-covid-19-SCHGVCNcXq.jpg Petugas swab acak di pusat perbelanjaan kudus (foto: Dok Antara)

KUDUS - Petugas gabungan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai melakukan swab Covid-19 antigen secara acak, terhadap warga baik yang berkunjung ke pusat perbelanjaan maupun tempat-tempat keramaian dan menemukan ada dua orang positif corona.

Salah satu tempat keramaian yang menjadi sasaran tes usap tenggorokan (swab) Covid-19 secara acak terhadap warga, yakni Super Indo di Jalan Loekmono Hadi Kudus dengan menjaring tujuh orang, baik dari pegawai Super Indo maupun pengunjung.

"Hasilnya, ada dua orang dinyatakan positif Covid-19, satu di antaranya kasir Super Indo dan satunya pengunjung," kata Koordinator Posko Gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Kudus Mayor Kav J.F Manurung di sela-sela swab test antigen terhadap pengunjung dan pegawai Super Indo di Kudus.

Baca juga:  Update Corona 15 Juni 2021: Positif 1.927.723 Orang, 1.757.641 Sembuh & 53.280 Meninggal

Ia mengatakan, kegiatan hari ini akan menyasar tiga tempat, selain pusat perbelanjaan, warung makan angkringan, dan pengunjung rumah sakit guna mengecek apakah ada yang terpapar corona atau tidak.

Tujuan tes swab antigen secara acak tersebut untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 serta upaya menurunkan segera kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus.

Baca juga:  Kondisi Covid-19 di Kota Tangerang: RSUD Penuh, Rumah Isolasi Terisi 97,59%

"Bagi yang hasilnya positif disarankan untuk isolasi mandiri dan dilaporkan ke Puskesmas dan perangkat desanya untuk ditindaklanjuti. Tim Satgas Covid-19 juga akan diinformasikan," ujarnya.

Reni Marsela, pengunjung Super Indo asal Jekulo yang hendak berbelanja kebutuhan pokok mengakui kaget karena langsung didatangi petugas dan diminta melakukan tes swab antigen.

Budiyono, pengunjung warung makan yang ikut terjaring swab antigen mengakui keluar rumah karena hendak mengantar saudaranya ke rumah sakit dan kebetulan mampir ke warung untuk minum kopi.

"Saya pribadi mendukung kegiatan ini, karena biar mengetahui apakah ada warga di luar rumah yang terpapar Covid-19 tanpa disadari," ujar Budiyono yang mengaku baru pertama kali swab antigen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini