Kasus Covid-19 Melonjak, Masyarakat Diimbau Wajib Vaksin dan Patuhi Prokes

Agustina Wulandari , Okezone · Rabu 16 Juni 2021 15:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 1 2426175 kasus-covid-19-melonjak-masyarakat-diimbau-wajib-vaksin-dan-patuhi-prokes-jzZ33YoLIX.jpg Vaksin Covid-19. (Foto: Dok.Sindonews)

JAKARTA - Kasus Covid-19 beberapa pekan terakhir terus meningkat. Tak heran, masyarakat harus bersedia mengikuti vaksinasi Covid-19 dan mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang berlaku.

Pakar epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Tri Yunis Miko Wahyono menjelaskan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan masyarakat soal vaksin Covid-19. Menurutnya, ketakutan masyarakat selama ini lantaran banyaknya informasi yang tidak benar terkait vaksin.

Bahkan, vaksin AstraZeneca di Eropa pun telah dinyatakan aman. "Kalau tidak ada keluhannya, kan tidak masalah," ujarnya.

Tri melanjutkan, banyak pihak yang dapat mengajak masyarakat untuk vaksin dan menjelaskan tujuannya. Semua pihak mulai dari tokoh masyarakat, lurah, ketua RW, RT, tokoh agama maupub selebriti dinilai potensial.

Dia pun mengajak masyarakat untuk menyaring informasi mengenai vaksinasi dan Covid-19 dengan logika. Sebab, Tri melihat banyak sekali informasi menyesatkan berseliweran belakangan ini yang tidak masuk logika.

"Jangan melihat informasi yang bukan pada tempatnya dia memberikan informasi. Kalau informasi dari teman, kalau dia bukan dokter jangan dipercaya. Sekarang logika dalam vaksin atau Covid-19 nggak karuan. Yang bukan ahli juga ngomong, itu yang menyebabkan orang-orang terbalik-balik, menjadi kacau balau informasinya," ucapnya.

Baca Juga: Ribuan Warga Batam Berdesakan Demi Dapat Vaksin Covid-19

Sementara itu, Sekretaris Gerakan Sosial dan Kebencanaan DPP PKB Luqman Hakim mendorong proses vaksinasi dipercepat demi menjangkau semua lapisan masyarakat. Jika perlu, menurutnya, Presiden Joko Widodo dapat memimpin langsung agar program vaksinasi berjalan bebas hambatan.

"Saya yakin, jika setiap hari program vaksinasi mampu menjangkau minimal dua juta orang, dalam waktu tidak lama akan tercipta kekebalan komunal yang menjadi syarat utama pandemi Covid-19 ini berakhir dan kehidupan dapat berjalan normal kembali," tutur Luqman.

Dirinya pun mengapresiasi pemerintah yang bergerak cepat menerbitkan Instruksi Nomor 13 Tahun 2021 kepada pemerintah daerah agar mengencangkan kembali pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat.

"Pemerintah daerah dan masyarakat memang perlu terus menerus diingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan," ucapnya.

Hal itu karena gejala kejenuhan masyarakat dengan kondisi saat ini terjadi secara meluas. "Begitu juga dengan sebagian pemerintah daerah yang mulai kendor dalam pengendalian Covid-19 di daerahnya," ujar Luqman. (CM)

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini