JAKARTA - Doni Salman awalnya berprofesi sebagai penjahit, berpenghasilan sekitar Rp800 perbulannya. Padahal banyak pengeluaran yang harus ditanggung, mulai dari uang sekolah anak-anaknya, listrik, makan, dan lain lain.
“Saya tidak ingin menjadi beban untuk keluarga, saya ingin membantu keluarga, sekaligus membuat orangtua saya bangga. Itulah yang menjadi motivasi terkuat saya,” kata Doni Salmanan di Bandung, Jumat (18/6/2021).
Kemudian, Doni pun menjadi tukang parkir dengan menyisihkan uangnya yang hanya Rp10 ribu hingga Rp20 ribu untuk ke warung internet (Warnet). Ia pun mulai belajar mencari berbagai peluang untuk menjadikannya sukses.
Baca juga: Lunasi Kredit Motor Almarhum Ayahnya, Siswa SD Ini Jadi Tukang Parkir
Awalnya dia sempat mencoba Bitcoin, dengan modal seadanya, namun kurang berhasil. Akhirnya ia tertarik dengan trading. Ia mempelajari seputar instrumen trading seperti cryptocurrency, saham, forex, dan lainnya.
Baca juga: Dari Hobi, Buka Usaha Jahit Pakaian Bisa Untung Jutaan Rupiah
Pada 2018 setelah mulai memahami trading, ia memberanikan diri untuk meminjam uang untuk menjadi modal trading sebesar Rp500 ribu. Modal itu digunakan untuk membuka rekening bank, dan sisanya ditukarkan sebanyak USD20 dollar. Satu bulan kemudian modal tersebut berhasil berkembang menjadi USD2000, sampai menjadi seperti sekarang.
Kesuksesan telah diraihnya, selain mengkoleksi beberapa mobil mewah dan sepeda motor, ia juga merencanakan untuk membuka usaha SPBU dan beberapa agen gas yang sedang dalam proses perizinan.
Ia mengaku ingin terus membantu banyak orang karena pernah merasakan susahnya mencari uang dengan telah berjanji pada dirinya untuk terus berbagi kepada yang membutuhkan.