150 Satwa Endemik Dilepasliarkan di Hutan Kepulauan Aru

Antara, · Sabtu 19 Juni 2021 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 19 340 2427727 150-satwa-endemik-dilepasliarkan-di-hutan-kepulauan-aru-khJokBttoM.jpg Foto: Antara.

AMBON - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku telah melepasliarkan 150 satwa endemik yang meliputi jenis burung dan reptil di kawasan hutan

Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Menurut Kepala BKSDA Maluku Danny Pattipeilohy di Ambon, Sabtu, satwa liar endemik yang pada Kamis (17/6/2021) dilepasliarkan di hutan Pulau Wokam, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kepulauan Aru, meliputi 47 burung dan 103 reptil.

BACA JUGA: Nekat Curi Kucing Bengal Seharga Puluhan Juta, Pria Paruh Baya Ditangkap Polisi

Burung yang dilepasliarkan di Pulau Wokam meliputi tujuh nuri bayan (Eclectus roratus), 39 kakatua koki (Cacatua galerita), dan satu kakatua raja (Probosciger atterimus).

Sedangkan reptil yang dikembalikan ke alam liar meliputi 30 ular sanca hijau (Morelia viridis), dua ular sanca permata (Morelia amethistina), 64 biawak aru (Varanus beccarii), enam biawak maluku (Varanus indicus), dan satu kadal panama (Tiliqua gigas).

Menurut Danny, di antara satwa endemik yang dilepasliarkan di hutan Kepulauan Aru ada satwa liar yang ditemukan petugas saat patroli dan satwa liar yang diserahkan ke balai oleh warga.

BACA JUGA: Viral!, Gaji Kuli Harian Jutaan Rupiah, Lebih Besar dari UMR

Sebelum dilepasliarkan, ia menjelaskan, satwa-satwa tersebut menjalani proses karantina dan rehabilitasi di Kandang Transit Passi Kota Ambon dan Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Masihulan di Pulau Seram.

"Kegiatan karantina dan rehabilitasi dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan satwa, dan proses mengembalikan sifat alami dari satwa tersebut," katanya.

Hutan adat Pulau Wokam dipilih sebagai lokasi pelepasliaran karena kondisinya masih terjaga dan masyarakat yang tinggal di kawasan sekitarnya tidak biasa berburu satwa.

Danny menjelaskan pula bahwa pelepasan kembali satwa liar ke habitat asli mereka di alam merupakan bagian dari upaya untuk melestarikan populasi satwa endemik sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini