"Ada beberapa masalah, seperti kurangnya komunikasi antara ITDC dengan Forkompimda. ITDC dinilai tidak transpransi terkait pembangunan tersebut," tuturnya.
Oleh karena itu, Laksamana Muda Suratno berharap dengan adanya diskusi yang melibatkan stakeholder terkait dalam pembangunan KEK Mandalika ini, diharapkan bisa menyelesaikan permasalahan yang ada saat ini, dan tidak akan terulang kembali di kemudian hari.
"Dengan adanya diskusi ini semua pihak terbuka terkait permasalahan yang ada, dan tidak akan terulang kembali di kemudian hari. Saya juga berharap semua elemen bisa mendukung akan pembangunan KEK Mandalika, agar masyarakat NTB siap menghadapi dinamika perkembangan KEK Pariwisata Mandalika ini," sambungnya.
Jadi, menurut Laksamana Muda Suratno, tidak hanya infrastruktur KEK Pariwisata Mandalika yang berdiri kokoh akan tetapi Sumber Daya Manusia (SDM) yang harus dipersiapkan dengan baik.
"Jadi pengembangan wisata tidak hanya sekadar masalah infrastruktur, tapi juga SDM yang perlu dipersiapkan dengan baik, terlebih adanya event internasional seperti MotoGP 2022 mendatang di Sirkuit Mandalika,'' pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)