PBB: Anak-Anak Tidak Boleh Jadi Prioritas Terakhir Agenda Internasional

Agregasi VOA, · Rabu 23 Juni 2021 05:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 23 18 2429402 pbb-anak-anak-tidak-boleh-jadi-prioritas-terakhir-agenda-internasional-M028lNMyO5.jpg Ilustrasi anak-anak (Foto: Reuters)

NEW YORK – Perwakilan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Virginia Gamba mengatakan anak-anak tidak bisa lagi menjadi prioritas terakhir dari agenda internasional atau kelompok individu yang paling tidak dilindungi di planet ini.

Hal ini diungkapkan Gamba saat mempresentasikan Laporan Tahunan Sekretaris Jenderal tentang Anak-anak dan Konflik Bersenjata.

Dia mengatakan laporan itu mencakup periode dari Januari hingga Desember 2020.

“Sangat tragis mengetahui bahwa laporan ini diterbitkan pada saat penderitaan anak-anak yang luar biasa mengingat banyaknya kemunduran proses demokrasi di beberapa negara dalam agenda Anak dan Konflik Bersenjata pada awal tahun ini dan meningkatnya kekerasan antara pihak yang berkonflik,” terangnya.

Gamba khawatir, semua itu akan membatalkan banyak kemajuan yang telah diupayakan dengan susah payah di banyak negara yang terimbas konflik dalam beberapa tahun ini.

(Baca juga: Korea Utara Bantah Pernyataan Siap Dialog dan Konfrontasi dengan AS)

“Anak-anak Israel dan Palestina tidak pantas menerima ini,” ujarnya saat ditanya tentang situasi anak-anak dalam konflik Israel-Palestina.

Menurut dia, yang harus diutamakan adalah dialog dan perlindungan anak. “Harus ada solusi damai untuk situasi ini,” tambahnya.

Laporan itu menunjukkan pada 2020, situasi anak-anak dalam konflik bersenjata ditandai dengan masih tingginya angka pelanggaran berat. PBB memverifikasi hampir 24 ribu pelanggaran berat yang dilakukan pada tahun 2020. Jumlah tertinggi pelanggaran berat diverifikasi di Afghanistan, Republik Demokratik Kongo, Somalia, Republik Arab Suriah, dan Yaman.

(Baca juga: Presiden Baru Iran Enggan Bertemu Biden)

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini