Kusnanto menjelaskan, tenda tersebut jadi SOP pemeriksaan awal pasien. “Yang sudah ada PCR diskrining langsung di masukkan ruangan, ketika tidak ada ruangan paling tidak menunggu di ruangan IGD yang sekarang ada," ucapnya.
Baca juga: Kabar Baik! Warga Non-DKI Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19 di Jakarta, Ini Syaratnya
Kusnanto kembali menegaskan bahwa keputusan itu diambil lantaran ruang IGD tak memungkinkan lagi untuk menampung pasien. Dua tenda yang didirikan akan berisi 20 tempat tidur.
"Bukan hanya pasien, tapi juga petugas juga sudah kewalahan dan secepatnya sudah bisa digunakan," tegasnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.