Gunung Merapi 14 Kali Muntahkan Wedus Gembel, Status Siaga

Priyo Setyawan, Koran SI · Rabu 30 Juni 2021 21:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 510 2433484 gunung-merapi-14-kali-muntahkan-wedus-gembel-status-siaga-F0h3nm2SNa.jpg Gunung Merapi. (Foto: Istimewa)

SLEMAN - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Sleman, DI Yogyakarta, Magelang, Boyolali dan Klaten  Jawa Tengah (Jateng) hingga Rabu (30/6/2021) malam masih tinggi. Terjadi semburan awan panas guguran atau yang biasa disebut wedus gembel dan lava pijar.

Berdasarkan laporan pengamatan  aktivitas Gunung Merapi periode pukul 00.00 WIB-20.00 WIB, terjadi 14 kali awan panas guguran dengan amplitudo maksimal 38 mm dan durasi maksimal 144 detik. 

Baca juga: 4 Menit Sebelum Gempa M5,3 Gunungkidul, Merapi Semburkan Awan Panas

Dari jumlah itu 11 awan panas guguran meluncur ke arah tenggara (hulu sungai Gendol) dengan jarak luncur maksimal 1,5 kilometer (Km)  dan 3 kali ke barat daya dengan jarak luncur maksimal 1,3 Km.

“Pada saat kejadian awan panas guguran, angin dominan berembus ke barat,” kata petugas penyusun laporan aktivitas Gunung Merapi BPPTKG,  Alzwar Nurmanaji, Rabu malam. 

Ia menjelaskan, jarak luncur awan panas yang terjadi masih dalam jarak prakiraan potensi bahaya erupsi Gunung Merapi, yaitu 3 Km dari puncak untuk Sungai Woro serta 5 Km dari puncak untuk Sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Baca juga: Merapi Muntahkan Awan Panas 3 Kali, Hujan Abu Tipis Landa Kalitengah Lor

“Erupsi eksplosif masih berpeluang terjadi dengan ancaman bahaya berupa lontaran material dalam radius 3 Km dari puncak Gunung Merapi,” ujarnya.

Selain itu juga terjadi 6 kali lava pijar dengan jarak luncur antara 800 m hingga 900 m. Gempa guguran 243 kali, gempa hembusan 20 kali dan gempa fase banyak atau hybrid tiga kali. Untuk status Gunung Merapi level III atau siaga. 

“Untuk itu  masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tidak panik, serta selalu mengikuti informasi dari sumber yang terpercaya,” jelasnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini