Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
898

Konon Kabarnya, Ratu Belanda Wilhelmina Pernah Jatuh Cinta pada Sultan Siak Syarif Kasim II

Doddy Handoko , Jurnalis-Jum'at, 02 Juli 2021 |07:08 WIB
Konon Kabarnya, Ratu Belanda Wilhelmina Pernah Jatuh Cinta pada Sultan Siak Syarif Kasim II
Ratu Belanda Wilhelmina.(Foto:Istimewa)
A
A
A

Ia memilih banyak menghabiskan waktu di nasjid dan dekat dengan rakyatnya. Ia mendirikan Hollandsch Inlandsche School (HIS) yang terletak di samping sekolah berbahasa Melayu untuk seluruh masyarakat.

Ia juga membangun sarana transportasi agar para siswa dengan mudah bersekolah dengan menyediakan perahu gratis.

Bahkan istilah bea siswa telah diterapkan Sultan demi mencerdaskan rakyatnya. Mereka yang berbakat dikirim Syarif menuju Padang, Medan, maupun Batavia untuk memperdalam pendidikannya.

Dia juga membuat sekolah agama yang dikhususnya untuk para pria. Sekolah yang diberi nama Taufiqiah Al-Hasyimah itu dikonsep menjadi sebuah tempat memperoleh ilmu agama dari para guru profesional yang didatangkan dari Padang dan juga Mesir.

Ia secara terang-terangan berani menentang kebijakan Belanda mengenai kewajiban kerja rodi. Sikap tersebut sangat dibenci oleh Belanda, dan diadianggap sebagai pemberontak. Ia juga menentang kebijakan romusha oleh Jepang karena tak terima rakyatnya diperlakukan demikian.

Hingga akhirnya ketika dia mendengar kabar terkait kemerdekaan Indonesia, Sultan mengirim surat berisi dukungan penuh pada Soekarno dan Hatta.

Sultan menemui Presiden Soekarno di Jakarta pada bulan Oktober atau tiga bulan setelah Proklamasi untuk menyerahkan Mahkota Kesultanan, Istana Siak beserta semua perangkatnya sekaligus menyumbangkan uang 13 juta gulden atau setara satu triliun rupiah lebih.

Sultan berbesar hati menyatukan kerajaannya untuk bergabung dengan NKRI setelah mendengar Indonesia telah memproklamasikan kemerdekaannya.

Sultan dianugerahi gelar Pahlawan Nasional tahun 1998 dan namanya dijadikan sebagai nama Bandar Udara Pekanbaru.

Ia menjadi Sultan terakhir kerajaan Siak karena tidak memiliki keturunan.Sultan Syarif Kassim II g menikah dua kali tidak mempunyai keturunan. Istri pertama meninggal dan dia kawin kedua kali, namun bercerai, tanpa anak.Dia meninggal di Rumbai tahun 1968 pada usia 74 tahun, dalam keadaan tidak berharta.

(Sazili Mustofa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement