Polda Jateng Pastikan Tindak Tegas Pelanggar PPKM Darurat

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 03 Juli 2021 10:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 03 512 2434870 polda-jateng-pastikan-tindak-tegas-pelanggar-ppkm-darurat-7N1VpKNLPR.jpg Foto: iNews.

SEMARANG - Polda Jawa Tengah (Jateng) memastikan akan menindak tegas masyarakat yang melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali, yang bertujuan mencegah penyebaran virus corona.

"Mulai hari ini kami akan bertindak tegas terhadap pelanggaran PPKM Darurat," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes M. Iqbal Al-Qudusy kepada awak media, Jakarta, Sabtu (3/7/2021).

BACA JUGA: Hari Pertama PPKM Darurat, Ingat! Ini 14 Aturannya

Iqbal mengatakan bahwa saat ini Indonesia tenga berada dalam “perang” melawan virus corona yang semakin ganas. Karenanya dia meminta masyarakat untuk meningkatkan kesadaran diri dalam memerangi atau memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

"Kami minta pengertian dan kesadaran dari masyarakat saat ini kita benar-benar perang melawan Covid-19," ujar Iqbal.

Terkait penerapan PPKM Darurat di Jawa Tengah, kata Iqbal, nantinya fasilitas umum akan ditutup, penggunaan transportasi juga akan dilakukan sesuai dengan persyarat perjalanan.

"Transportasi perketat surat negatif Covid-19 lengkap dengan PCR. Kegiatan sosial budaya, olahraga semua di tutup. Tempat ibadah sementara di tutup agar beribadah di rumah masing-masing. Resepsi pernikahan di batasi dengan protokol kesehatan ketat," ucap Iqbal.

BACA JUGA: Aplikasi Halo Dokkes Jateng, Siap Beri Layanan Online Pada Anggota Polri Yang Jalani Isoman

Iqbal mengimbau agar masyarakat tetap di rumah apabila tidak memiliki kepentingan yang mendesak. Sementara, apabila memang diharuskan keluar rumah, maka warga diminta melakukan protokol kesehatan secara disiplin.

"Wajib bermasker, wajib cuci tangan, wajib jaga jarak, tidak ada bergerombol, di rumah saja hindari mobilitas," tutur Iqbal.

Iqbal menambahkan, untuk PPKM Darurat ini, setidaknya ada 42 lokasi yang dilakukan penyekatan guna mengendalikan penyebaran virus corona.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini