Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pantau Mobilitas Warga saat PPKM Darurat, Pemerintah Sampai Pakai Data NASA

Fahreza Rizky , Jurnalis-Selasa, 06 Juli 2021 |05:57 WIB
Pantau Mobilitas Warga saat PPKM Darurat, Pemerintah Sampai Pakai Data NASA
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali mulai 3 hingga 20 Juli 2021. Kebijakan pembatasan mobilitas ini diambil guna melandaikan kasus Covid-19.

Untuk memonitor mobilitas warga itu, pemerintah menggunakan tools mulai dari Facebook Mobility, Google Traffic hingga Night Lights dari NASA. Data yang dihasilkan dari tiga tools ini diklaim bisa menggambarkan mobilitas masyarakat secara umum.

Juru Bicara Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan, Jodi Mahardi, mengatakan hari ini koordinator PPKM Darurat rapat dengan para Forkopimda di tiga provinsi yakni Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.

"Berdasarkan data yang dihimpun unntuk melihat indikator mobilitas masyarakat menggunakan Facebook Mobility, Google Traffic dan Night Lights dari NASA. Tiga indikator tersebut dibuat indeks komposit gabungan untuk menggambarkan mobilitas masyrakat secara umum," ucap Jodi, Senin (5/7/2021).

Berdasarkan data yang telah dianalisis, pemerintah membutuhkan 50 persen penurunan mobilitas masyarakat untuk menurunkan jumlah kasus infeksi gelombang kedua virus corona yang didorong oleh varian delta yang lebih cepat menular.

"Berdasaran analisis historis dibutuhkan penurunan mobilitas 30 persen untuk menurunkan jumlah kasus. Namun dengan varian delta, esitmasi kami membutuhkan penurunan 50 persen mobilitas masyarakat," pungkas dia.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement