Sebuah simulasi yang dilakukan pada tahun 2019 dilaporkan menemukan partikel telah menyebar hingga 50 km (31 mil) dari katedral.
Alun-alun di depan katedral, yang sedang dibangun kembali, ditutup kembali untuk umum pada Mei tahun ini setelah tes mengungkapkan konsentrasi tinggi partikel timbal beracun.
Beberapa bulan setelah kebakaran, pemerintah kota memerintahkan pembersihan sekolah di daerah dekat katedral, sementara anak-anak dan wanita hamil yang tinggal di dekatnya didesak untuk melakukan tes darah.
Pengaduan itu mengatakan kota itu, yang dijalankan oleh Walikota Sosialis Anne Hidalgo, menahan informasi dari direktur sekolah dan gagal bertindak cukup cepat. Kantor walikota tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Tuntutan ini juga menargetkan departemen kepolisian kota, kementerian kebudayaan dan otoritas kesehatan daerah.
Ini adalah tindakan hukum kedua terhadap pihak berwenang atas masalah timbal.
Presiden Prancis Emmanuel Macron telah berjanji untuk membangun kembali katedral pada 2024 mendatang.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.