Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Studi Terbaru: Kerja Paksa di Pabrik Pemasok Sarung Tangan Global Melonjak

Agregasi VOA , Jurnalis-Kamis, 08 Juli 2021 |11:43 WIB
Studi Terbaru: Kerja Paksa di Pabrik Pemasok Sarung Tangan Global Melonjak
Pabrik sarung tangan karet (Foto: Reuters)
A
A
A

MALAYSIA - Lonjakan permintaan sarung tangan karet di tengah pandemi virus corona global memperburuk kondisi sejumlah pekerja migran di pabrik-pabrik Malaysia yang menyediakan banyak pasokan pakaian pelindung diri bagi dunia internasional.

Hal ini diungkap studi baru yang dilakukan para peneliti Inggris. Pabrik pemasok sarung tangan ini diketahui mempekerjakan banyak pekerja migran dari negara-negara Asia berpenghasilan rendah.

Malaysia memproduksi sekitar dua pertiga dari sarung tangan sekali pakai yang dijual ke seluruh dunia, termasuk kepada the National Health Service, NHS, atau Layanan Kesehatan Nasional di Inggris. Pabrik-pabrik itu melihat lonjakan permintaan selama satu setengah tahun terakhir, menghasilkan rekor keuntungan bagi pemiliknya.

Pabrik-pabrik sarung tangan Malaysia kini diserang oleh beberapa laporan terkait kondisi kerja yang buruk selama bertahun-tahun, jam kerja yang panjang dengan upah minimum, asrama penampungan pekerja yang sempit dan kotor serta cedera dalam pekerjaan yang mengerikan.

(Baca juga: UMNO Tarik Dukungan ke Perdana Menteri Malaysia)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement