Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa Bumi di Indonesia Meningkat, Terjadi 4.701 Kali Sepanjang 2021

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 08 Juli 2021 |07:48 WIB
Gempa Bumi di Indonesia Meningkat, Terjadi 4.701 Kali Sepanjang 2021
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat selama Januari hingga Juni 2021, terjadi 4.701 kali gempa bumi di wilayah Indonesia.

“Inilah gambaran sebaran aktivitas gempa di Indonesia selama periode Januari - Juni 2021, total gempa terjadi sebanyak 4.701 kali dengan rata-rata terjadi 783 kali gempa per bulan,” ungkap Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono lewat akun media sosial pribadinya, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: BMKG: Gempa M5,2 Sumba Picu Guncangan Lemah

BMKG mencatat kejadian gempa pada Januari 666 kali, Februari 534, Maret 918, April 805, Mei 933, dan Juni 845 kali.

“Tren aktivitas gempa tektonik di indonesia selama periode Januari-Juni tampak terjadi peningkatan,” kata Daryono.

Sementara itu, salah satu kejadian gempa besar yang terjadi pada tahun 2021 adalah di Sulawesi Barat. Gempa terjadi pada Kamis (14/1) pukul 14.35 WITA dengan kekuatan M5,9, lalu pada Jumat (15/1) pukul 02.28 WITA dengan kekuatan M6,2, kemudian pada Sabtu (16/1) pukul 07.32 Wita dengan kekuatan M5,0 serta pada Senin (18/1) pukul 11.11 dengan kekuatan M4,2.

Baca juga: BMKG: Selama Bulan Juni Terjadi 845 Kali Gempa di Indonesia

Bahkan, Daryono pun pernah mengungkapkan bahwa fenomena gempa bumi yang terjadi di wilayah Sulbar merupakan kejadian berulang dengan periode waktu berbeda, bahkan tercatat dua kali tsunami terjadi yang dipicu oleh fenomena gempa.

Daryono mengatakan bahwa Sulawesi memiliki lebih dari 45 segmen sesar aktif. Para ahli kebumian telah mempelajari karakteristik wilayah Sulawesi. 

“Terjadinya gempa merusak di Majene bukan hal aneh. Secara tektonik, wilayah pesisir dan lepas pantai Sulawesi Barat terletak di zona jalur lipatan dan sesar atau fold and thrust belt,” ujar Daryono beberapa waktu lalu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement