JAKARTA - Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Jaya, Aceh, meluas akibat luapan Sungai Krung Masin. Sungai itu meluap setelah hujan turun dengan intensitas tinggi pada Sabtu (10/7/2021).
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan, berdasarkan laporan dari Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Jaya, 262 rumah terendam banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) 20-70 sentimeter.
"Banjir tersebut juga telah berdampak pada 452 jiwa yang tinggal di dua desa dan enam gampong di Kecamatan Darul Hikmah," kata Abdul dalam keterangan tertulis.
Rincian wilayah yang terdampak banjir tersebut meliputi Desa Lam Tengoh, Desa Panton Krueng, Gampong Baro, Gampong Alue Gajah, Gampong Gunong Cut, Gampong Ujong Rimba, Gampong Sayeung dan Gampong Babah Dua.
"BPBD Aceh Jaya telah meninjau lokasi, melakukan kaji cepat dan membantu proses evakuasi para warga yang terdampak bersama tim gabungan dari lintas instansi terkait," ujarnya.
Abdul menyebut, kebutuhan yang mendesak di lapangan adalah sembako bagi para warga terdampak.
"Hingga siaran pers ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Cuaca masih dilaporkan berawan hingga hujan dengan intensitas ringan dan banjir belum surut," katanya.
Baca Juga : Banjir di Aceh Besar Berangsur Surut, Sebagian Warga Telah Kembali ke Rumah
Sementara itu, berdasarkan hasil prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Aceh masih berpotensi terjadi hujan lebat dan dapat disertai kilat/petir serta angin kencang hingga Selasa (13/7/2021).