GUNUNGKIDUL- Jumlah korban meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 di Gunung Kidul, Yogyakarta membuat petugas pemulasaraan jenazaah kewalahan. Bahkan antrean untuk proses memandikan jenazah di RSUD Wonosari mencapai 5 jam.
Perjuangan petugas pemulasaraan jenazah di RSUD Wonosari itu mendapat apresiasi dari DPRD Gunung Kidul yang memuji semangat dan perjuangan mereka.
BACA JUGA: Kabur dari IGD RSUD Wonosari, Pasien Covid Ditemukan Tewas di Selokan
"Saya mengetahui bagaimana perjuangan mereka setelah kerabat saya meninggal dunia karena Covid-19," terang Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Hery Nugroho kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (14/7/2021).
Hery menjelaskan bahwa pada Selasa (13/7/2021) malam, salah satu kerabatnya meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Wonosari. Namun, saat menghubungi ruang penanganan jenazah RSUD, ternyata sudah ada lima jenazah yang menunggu untuk dimandikan.
BACA JUGA: 46 Tenaga Kesehatan RSUD Wonosari Gunung Kidul Terpapar Covid-19
"Keluarga saya bisa dilakukan pemandian jenazah pukul 05.00 WIB. Jadi antrenya sekitar 5 jam," ungkapnya.
Hery mengatakan bahwa dia tidak bisa membayangkan jika setiap harinya rata-rata lebih dari 20 orang yang meninggal dan harus dilakukan pemulasaraan standar Covid-19 di RSUD Wonosari.