Konsul Haji KJRI Jeddah ke Calon Jamaah Haji Indonesia : Tetap Bersabar

Tim Okezone, Okezone · Senin 19 Juli 2021 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 18 2442733 konsul-haji-kjri-jeddah-ke-calon-jamaah-haji-indonesia-tetap-bersabar-FuDR9l4Gmt.jpg foto: istimewa

JAKARTA - Konsul Haji Konsulat jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Endang Jumali menyampaikan pesan untuk para calon jamaah haji asal Indonesia yang kini sudah 2 tahun menanti kesempatan.

Menurut Endang, ada beberapa hikmah yang dapat diambil dari kejadian ini.

“Pertama aspek psychology, kita harus banyak bersabar dengan adanya musibah ini, kita anggap musibah ini adalah bagian dari uji kesabaran kita,” ujar Endang dalam Special Dialogue Okezone beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Menko PMK dan Menag Kompak Tegaskan Dana Haji Aman Meski Haji Batal

Kata Endang, untuk melihat dari faktor kesehatan, apabila merasa sudah tidak ada kemampuan, maka hanya berniat dan selebihnya menyerahkan diri kepada Allah karena unsur utama dari ibadah haji adalah istitoah. Bukan hanya kemampuan harta tapi juga kemampuan fisik dan kemampuan pada hal-hal batiniah.

“Pesan kami tentu seraya berdoa kepada Allah SWT ya tetap kita bersabar kemudian juga terus mengikatkan diri karena ibadah itu bukan dari konteks hajinya saja tapi juga ada ibadah- ibadah lain yang sifatnya bisa menyamai dengan ibadah haji,” tutur Endang.

Baca juga:  60 Persen Biro Travel Haji dan Umrah Terancam Bangkrut

Sebelumnya, pemerintah secara resmi membatalkan pemberangkatan calon jemaah haji 2021. Pembatalan ini merupakan yang kedua kalinya, seiring dengan kondisi pendemi Covid-19 yang belum berakhir. Kekecewaan pun dirasakan para calon jamaah haji.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy dan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Coumas kompak menegaskan bahwa dana haji aman, meski tahun ini para jamaah kembali batal berangkat.

Muhadjir pun mengatakan pembatalan keberangkatan haji 2021 bukan disebabkan masalah diplomasi. Penundaan pemberangkatan terpaksa dilakukan demi keamanan para jamaah karena hingga kini pandemi Covid-19 masih belum berlalu.

Sementara itu, Menag Yaqut Cholil Qoumas menambahkan, satu-satunya pertimbangan pemerintah membatalkan keberangkatan haji adalah untuk menjaga keamanan, kesehatan dan keselamatan jemaah.

Dengan kembali tidak adanya pemberangkatan haji tahun ini, maka secara otomatis antrian seluruh jamaah calon haji menjadi bergeser mundur. Agnes Teresia. (din)

 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini