Perbedaan Kebijakan di Arab Saudi dan Indonesia saat Pandemi Covid-19

Agnes Teresia, Okezone · Senin 19 Juli 2021 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 18 2442774 perbedaan-kebijakan-di-arab-saudi-dan-indonesia-saat-pandemi-covid-19-iQVJ8fGiYJ.jpg Arab Saudi (Foto: AFP)

JAKARTA - Banyak negara di dunia tengah berupaya melawan pandemi Covid-19. Mereka pun memiliki kebijakan masing-masing, termasuk Indonesia dan Arab Saudi. 

Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali mengungkapkan, perbedaan pemberlakuan kebijakan pembatasan yang ada di Arab Saudi dan Indonesia. Saat ini, kondisi di Arab Saudi masih terkendali dan tidak ada kebijakan seperti PPKM di Indonesia.

“Pemberlakuan (seperti) PPKM di Arab Saudi ini lebih pada konteks pengetatan yang betul-betul ketat ya tetapi dalam hal kemasyarakatan itu dijamin oleh pemerintah,” ucap Endang dalam Special Dialogue bersama Okezone.

Baca Juga: 545 Dokter Meninggal Akibat Covid-19, Faskes Berpotensi Kolaps

Menurut Endang, karena hal inilah masyarakat di Arab Saudi tidak merasa tertekan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah yang sifatnya penekanan terhadap penyebaran Covid-19. Akibatnya, kebijakan yang ditetapkan tersebut dirasa Endang cukup berhasil menangani wabah ini.

“Karena tadi ya apa namanya infrastruktur dan faktor pendukungnya itu cukup dominan. Nah, dibanding dengan kita yang mungkin karena kepulauan, kita geografisnya kepulauan, kompleksitasnya lebih-lebih dari yang ada di Arab Saudi,” tambahnya.

Selain itu, perbedaan jumlah penduduk yang signifikan juga menjadi salah satu faktor. “Kita penduduk jumlahnya sangat luar biasa, wilayahnya juga kepulauan, Arab Saudi ini kan satu dataran. Penduduknya juga hanya 30-35 juta,” kata Endang.

Baca Juga: Jamaah Haji Bersiap Wukuf di Padang Arafah

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini