Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sempat Viral, Pelaku Corat-coret Fortuner "PPKM Bikin Sengsara" Akhirnya Minta Maaf

Miftahuddin , Jurnalis-Rabu, 21 Juli 2021 |15:01 WIB
Sempat Viral, Pelaku Corat-coret Fortuner
M Ali, pelaku corat coret mobil karena protes PPKM Darurat minta maaf (Foto: Miftahuddin)
A
A
A

KUNINGAN - Aksi corat-coret kendaraan Mobil Toyota Fortuner kesayangan sebagai bentuk protes Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sempat viral di media sosial. Namun, kini pelakunya minta maaf.

Pria bernama lengkap Muhammad Ali pengusaha kuliner terkenal asal Kuningan Jawa Barat, akhirnya meminta maaf di depan Bupati Acep Purnama. Pelaku meminta maaf lantaran atas tindakannya dianggap meresahkan masyarakat serta kurang menyenangkan.

Baca Juga:  Oknum Satpol PP Arogan ke Pedagang Angkringan Saat Penertiban PPKM Darurat di Tangsel

Melalui unggahan video yang juga didampingi perwakilan Kejaksaan dan Polres Kuningan, Muhammad Ali menyambangi pendopo Bupati dan langsung meminta maaf.

“Kedatangan saya sekalian melakukan silaturahmi, saya mohon maaf atas konten yang dibuat oleh saya melalui coretan korban PPKM di mobil saya. Permohonan disampaikan kepada Bupati, Jaksa, TNI–Polri dan tim medis , atas kekhilafan yang saya buat beberapa hari lalu,” ucapnya saat dihubungi, Rabu (21/7/2021).

Diketahui, mencorat-coret Fortuner miliknya karena kesal terjaring operasi PPKM Darurat. Coretan di mobil itu di antaranya, 'Indonesia korban PPKM'. 'Jika Kita Terlalu Jujur Kita Tertipu'. Lalu ada juga 'PPKM Bikin Sengsara'. Dan tulisan Kami Manusia, Indonesia Butuh Makan.

Baca Juga: Bikin Haru! Ibunda Meninggal, Santri Pulang dari Pesantren Menangis di Depan Makamnya

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement