Tali Pocong Lupa Dilepas, Makam di Klaten Dibongkar Warga

Saeful Efendi, iNews · Kamis 22 Juli 2021 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 512 2444290 tali-pocong-lupa-dilepas-makam-di-klaten-dibongkar-warga-5kEBdpL3F6.jpg Makam dibongkar karena tali pocong jenazah lupa dilepas (Foto: Saeful Efendi)

KLATEN - Peristiwa unik terjadi di Desa Bulusan, Kecamatan Karangdowo, Klaten, Jawa Tengah, akibat tali pocong seorang warga berisial W ( 50 tahun) yang meninggal akibat serangan jantung. Namun, saat dimakamkan tali pocongnya lupa dilepas.

Akibatnya keluarga bersama warga dibantu tim relawan Rekad Karangdowo disaksikan petugas Polsek Karangdowo terpaksa membongkar makam tersebut untuk melepaskan tali pocong tersebut.

Baca Juga:  Polisi Kejar 2 Pemuda di Klaten yang aksi Adu Cepat dengan Ambulans Viral

Kades Bulusan, Heri Purwoko mengatakan memang keluarga dan warga sempat membongkar makam pada minggu 18 juli 2021,setelah adanya informasi jika tali pocong jenazah tersebut belum dilepas saat dimakamkan.

“Setelah kita bongkar ternyata benar jenazah belum dilepas tali pocongnya, setelah itu selesai dimakamkan kembali,” ujarnya.

Menurut Kades, jika jenazah bukan jenazah Covid-19, tapi meninggal biasa dan bukan prokes. Dan keluarga kelupaan melepas tali pocong pada jenazah.

Baca Juga: Warga Klaten Geger, Tim Sukarelawan Bukan Kubur Jenazah Pasien Covid-19 tapi Peti Kosong

Koordinator relawan Rekad Kecamatan Karangdowo Husni Thamrin mengatakan, timnya menangani pembongkaran makam tersebut, dan memastikan jenazah yang dimakamkan bukan pasien Covid-19.

“Tim kami hanya membantu melepaskan tali pocong jenazah, sedangkan proses pembongkaran makam dilakukan warga sekitar,” tambahnya.

Diketahui sebelumnya, seorang warga berisial W (50) warga Desa Bulusan, Kecamatan Karangdowo, Klaten meninggal dunia setelah di rumah sakit karena serangan Jantung. Pihak rumah sakit memulangkan almarhum ke rumah duka sudah dalam peti tertutup rapat meski bukan pasien Covid-19.

Setelah itu jenazah segera dimakamkan tanpa membuka peti. Namun, selang beberapa hari keluarga tidak tenang, karena ingat tali pocong belum dilepas. Minggu 18 juli 2021 keluarga melapor kades dan dilakukan pembongkaran peti dan benar tali pocong belum dilepas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini