Satu keunikan dari warga Cireundeu adalah tidak menjadi beras sebagai makanan pokok. Mereka lebih suka makan singkong sebagai makanan pokok sehari-hari. Tradisi makan singkong itu dilakukan sejak 1924.
Tahun baru Saka 1 Sura yang diperingati warga Cireundeu, bertepatan dengan tahun baru Islam 1 Muharam. Dalam tradisi Jawa, 1 Muharam dinamakan 1 Sura. Satu Sura bagi warga Cireundeu, ibarat Lebaran.
Saat upacara adat, kaum lelaki mengenakan pakaian pangsi warna hitam, sementara kaum perempuan mengenakan kebaya atau pakaian warna putih.
Gunungan sesajen, berupa buah-buahan dan nasi singkong, tersaji di tengah ririungan (kumpulan) warga di Balai Adat.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.