Pria Ini Terpapar Covid-19 Usai Cium 7 Orang di Klub Malam

Muhaimin, Sindonews · Sabtu 24 Juli 2021 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 18 2445323 pria-ini-terpapar-covid-19-usai-cium-7-orang-di-klub-malam-cr8QgfhMml.jpg Pria ini terpapar Covid-19 usai mencium 7 pria di klub malam (Foto: TikTok)

LONDON – Jack Jackson, 25, asal London, terinfeksi Covid-19 setelah mencium tujuh pria pada Freedom Day atau Hari Kebebasan. Kendati sudah tertular, dia mengaku tidak menyesal.

Jack diketahui menghadiri pembukaan kembali kelab malam Heaven pada Minggu (18/7) tengah malam. Keesokan harinya dia pun tes PCR dan positif Covid-19.

Jackson termasuk di antara ratusan orang yang menghadiri pembukaan kembali klub malam Heaven ketika Inggris memasuki tahap 4 pelonggaran lockdown.

Pria yang memiliki lebih dari 23.000 pengikut di TikTok itu mengatakan dirinya berkumpul dengan tujuh pria di lantai dansa.

Berbicara di TikTok, dia mengacungkan bukti tes positifnya sebelum membuktikan bahwa dia tidak menyesal menghadiri pembukaan kembali klub malam.

(Baca juga: Presenter TV Minta Maaf Usai Olesi Pakaian dengan Lumpur di Lokasi Banjir)

"Jadi ya jelas masuk Heaven hari Minggu [tengah malam] dan sialan mendapatkan Covid-19," katanya seperti dikutip dari The Mirror, Sabtu (24/7/2021).

"Apakah saya menyesal mencium tujuh pria malam itu? Sama sekali tidak,” lanjutnya.

"Itu adalah malam yang luar biasa dan kami harus menjalani hidup kami sekarang,” terangnya.

(Baca juga: Covid-19 Melonjak, Rental Kolam Renang Semakin Laris Manis)

Seperti diketahui, tempat-tempat malam di seluruh negeri menjadi saksi antrean penumpang yang bersemangat meliuk-liuk di sudut jalan untuk menandai berakhirnya pembatasan terkait pandemi Covid-19.

Di venue Strand orang-orang menyaksikan balon dan confetti berjatuhan dari langit-langit saat orang-orang yang bersuka ria berpesta hingga dini hari.

Tetapi pengalaman Jack memberikan pengingat tepat waktu bahwa virus belum hilang, dengan kasus infeksi meningkat dengan cepat, termasuk di semua wilayah di seluruh ibu kota.

Insiden ini terjadi ketika angka menunjukkan jumlah orang di rumah sakit dengan virus corona di Inggris telah meningkat ke level tertinggi sejak Maret—mengalami kenaikan 30 persen pada minggu lalu.

Angka terbaru dari Layanan Kesehatan Nasional (NHS) Inggris menunjukkan negara itu melihat jumlah pasien tertinggi di rumah sakit setelah tertular virus corona selama empat bulan.

Sebanyak 4.401 tempat tidur rumah sakit ditempati oleh pasien dengan Covid-19 yang dikonfirmasi pada hari Jumat—level tertinggi sejak 22 Maret dan kenaikan dari minggu ke minggu sebesar 30,7 persen dari 3.367 orang di rumah sakit pada 16 Juli.

Jumlah ini diperkirakan masih jauh lebih rendah dari puncak gelombang kedua ketika lonjakan pasien di Inggris mencapai 34.336 pada 18 Januari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini