JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, meminta pemerintah daerah (pemda) memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Dia meminta pemda segera menghabiskan stok yang ada di gudang untuk mempercepat proses vaksinasi tahap pertama.
Dalam kunjungannya mengecek ketersediaan vaksin dan obat-obatan di UPTD Instalasi Farmasi dan Perbekalan Kesehatan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Muhadjir mengecek masih ada stok vaksin untuk vaksinasi kedua.
Sementara itu, Muhadjir mendapatkan laporan dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliaty bahwa jumlah vaksinasi di sana masih sangat rendah.
"Untuk proses vaksinasi tahap pertama baru sebanyak 21,3 persen dari total penduduk, dan untuk proses vaksinasi tahap kedua baru sekitar 10 persen," ujar Muhadjir dikutip dari keterangan tertulis pada Selasa (27/7/2021).
Karena itu, dia meminta Pemerintah Kota Balikpapan mempercepat proses vaksinasi tahap satu dengan segera menghabiskan stok vaksin, seperti yang diperintahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga : Kartu Vaksin Jadi Syarat Masuk Pasar, Ratusan Emak-Emak Serbu Sentra Vaksinasi
"Jadi tidak boleh ada vaksin yang ngendon (tertahan) di gudang-gudang dengan alasannya untuk nanti untuk vaksin kedua. Vaksin kedua nanti kita akan atur lagi. Yang di sini segera digunakan. Tidak boleh ada vaksin tertahan di masing-masing gudang paling bawah," tuturnya.