Atas kejadian tersebut maka Arya Banyak Wide dinohhaken/disingkirkan ke pulau Madura dan dijadikan Adipati di Sumenep, yang mana karena rasa marahnya Sang Prabu terhadapnya. Dalam kitab Pararaton diceriterakan bahwa dinohaken (disingkirkan).
Banyak orang yang bertanya tentang keberadaan Banyak Wide, karena beliau bukan seorang raja mutlak hanya sebatas Adipati sehingga wajar bilamana silsilah keberadaanya kurang jelas. Tapi rupanya dimata ahli sejarah, Banyak Wide mendapat tempat yang istimewa sehingga selalu tertulis dalam kitab-kitab kuno. Namanya tertera jelas, termasuk dari mana dan siapa saja keturunannya, demikian yang terungkap dalam Babad Pararaton. (din)
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.