JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) turut prihatin atas gagalnya calon pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) asal Sulawesi Barat, Kristina, untuk mengikuti diklat di Jakarta.
Diketahui, Kristina tidak jadi berangkat mewakili Sulawesi Barat untuk mengikuti Diklat Capaskibraka tingkat nasional di Jakarta, karena hasil tes PCR positif.
"BPIP menyampaikan keprihatinan atas kondisi yang dialami Kristina. Kristina, sebagaimana anak bangsa lainnya di seluruh pelosok Indonesia tentu sangat berharap untuk dapat mewakili provinsinya menjadi Paskibraka tingkat nasional dan bertugas di Istana Negara pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI nanti," ujar Deputi Pengendalian dan Evaluasi BPIP, Rima Agristina dalam keterangannya, Sabtu (31/7/2021).
BPIP, kata Rima, mengharapkan semua pihak dapat tenang dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
"Lebih mengedepankan musyawarah dengan tetap berpegang teguh kepada hukum positif," katanya.