JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) teridentifikasi terjadi di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Minggu (1/8/2021), pukul 12.25 waktu setempat. Titik api berhasil dipadamkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Darat sehingga luas dampak karhulta dapat diminimalkan.
Satgas Darat membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk memadamkan titik api di Desa Lawe Lawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Luas wilayah terdampak mencapai 1,6 hektar.
"Satgas Darat yang terdiri dari unsur BPBD, TNI, Polri, dinas pemadam kebakaran, instansi terkait lain serta masyarakat bekerja sama untuk mengendalikan dan memadamkan titik api," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya.
Baca juga: Satgas Gabungan Berhasil Padamkan 5 Hektar Lahan Terbakar di Kabupaten Ogan Ilir
Upaya pemadaman sangat terbantu dengan pengerahan peralatan dan perlengkapan dari dinas pemadam kebakaran setempat. Di samping itu, Satgas Darat juga memanfaatkan sumber air kanal yang berada tak jauh dari lokasi karhutla sehingga pemadaman api dapat berlangsung dengan cepat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara melaporkan tidak terdapat korban jiwa pada kejadian karhutla tersebut.
"Sedangkan faktor penyebab terjadinya karhutla, BPBD setempat telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan," ujarnya.
Baca juga: Upaya Pemadaman Karhutla Terus Dilakukan, BPBD Kota Banjarbaru Turunkan Mobil Water Supply
Selain wilayah Penajam Paser Utara, titik panas atau hot spot terpantau di wilayah Berau. Berdasarkan informasi dari dashboard Sipongi, terpantau oleh satelit SNPP Lapan, terdapat dua titik panas di wilayah tersebut.