Jutaan Warga AS Terancam Diusir dari Rumah

Agregasi VOA, · Senin 02 Agustus 2021 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 18 2449350 jutaan-warga-as-terancam-diusir-dari-rumah-taLh006u8K.jpg Warga AS (Foto: AFP via VOA)

WASHINGTON - Larangan pengusiran dari rumah yang diberlakukan oleh pemerintah karena pandemi akan habis masa berlakunya Sabtu (31/7) tengah malam. Akibatnya jutaan warga Amerika Serikat (AS) berisiko diusir dari rumah mereka.

Pada Jumat (30/7), DPR AS melakukan reses tanpa meninjau isu perlindungan pengontrak setelah seorang anggota Kongres dari Partai Republik memblok upaya untuk memperpanjangnya hingga 18 Oktober. Para pemimpin Demokrat mengatakan mereka kekurangan dukungan yang cukup untuk menggulirkan usulan menjadi pemungutan suara resmi.

(Baca juga: Varian Delta di China Meluas, Kasus Bertambah 75)

Senat AS mengadakan sesi Sabtu (31/7), tapi para pemimpin tidak memberi indikasi mereka akan mempertimbangkan untuk memperpanjang larangan pengusiran itu. Gedung Putih telah mengambil sikap bahwa pihaknya tidak akan memperpanjang perlindungan itu secara sepihak, karena tak punya otoritas hukum untuk melakukannya.

Lebih dari 15 juta orang dalam 6.5 juta rumah tangga AS menunggak biaya kontrakan, menurut sebuah studi oleh Aspen Institute dan Covid-19 Eviction Defense Project. Secara kolektif, mereka mengutang lebih 20 milyar dolar kepada pemilik kontrakan.

(Baca juga: Haniyeh Terpilih Kembali Sebagai Ketua Hamas)

Kelompok-kelompok pemilik kontrakan menentang moratorium itu. Dan sebagian pemilik kesulitan membayar KPR, pajak dan premi asuransi terkait properti tanpa pendapatan dari sewa.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini